Jakarta (UNAS) – Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Nasional (UNAS) menggelar Rapat Pleno Indikator Kinerja Utama (IKU) 2 dan 3 serta Sistem Informasi Manajemen Kemahasiswaan (SIMKATMAWA) pada Selasa, 3 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Seminar Lantai 3 UNAS dan dihadiri oleh berbagai unit terkait.
Rapat pleno ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kualitas kinerja serta pengelolaan administrasi di lingkungan UNAS, khususnya dalam pelaporan capaian indikator kinerja dan data kemahasiswaan.
Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM) UNAS menyampaikan bahwa rapat ini juga menghadirkan simulasi sebagai bagian dari proses evaluasi pelaporan kinerja.
“Simulasi ini dimulai dari contoh capaian, seperti prestasi tingkat internasional, sehingga dapat menjadi acuan dalam proses penginputan dan pelaporan data kinerja,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAS, Prof. Dr. Erna Ermawati Chotim, M.Si., menekankan pentingnya simulasi sebagai tahapan awal sebelum pengunggahan data.
“Melalui simulasi internal, kita dapat meminimalisasi kesalahan administratif dan inkonsistensi data. Hal ini menjadi bagian dari budaya mutu agar kinerja institusi terus meningkat dan memenuhi standar yang ditetapkan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pencapaian IKU 2 dan 3 serta pengelolaan SIMKATMAWA membutuhkan sinergi antarunit di lingkungan UNAS.
“Kolaborasi menjadi kunci karena setiap unit memiliki peran penting dalam mendukung capaian kinerja institusi. Tidak hanya data yang telah diunggah, tetapi juga kegiatan yang belum terinput perlu segera dilengkapi,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Biro Kemahasiswaan UNAS, Kamaruddin Salim, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa pengelolaan SIMKATMAWA telah dipersiapkan sejak awal tahun.
“Persiapan ini dilakukan agar proses pelaporan dan pengelolaan data kemahasiswaan dapat berjalan lebih optimal dan terstruktur,” ungkapnya.
Melalui rapat pleno ini, BPM UNAS berharap seluruh unit dapat memperkuat koordinasi dan konsistensi dalam pengelolaan data. Dengan demikian, capaian kinerja institusi diharapkan terus meningkat serta selaras dengan standar yang telah ditetapkan.(TIN)





