Jakarta (UNAS) – Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Nasional (UNAS) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Sahid Jakarta (USAHID) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Cyber Universitas Nasional ini difokuskan pada penguatan dan pertukaran praktik baik penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Kepala BPM UNAS, Dr. Muhani, S.E., M.Si., menyambut baik kunjungan tersebut dan memaparkan secara umum implementasi SPMI yang telah diterapkan di UNAS. Ia menegaskan bahwa konsistensi dalam menjalankan SPMI merupakan komitmen institusi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
“Kami menyambut baik kunjungan benchmarking dari Universitas Sahid Jakarta. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat berbagi pengalaman serta praktik baik terkait penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal yang selama ini dijalankan secara konsisten di Universitas Nasional,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil LLDIKTI Wilayah III, Prima Setia, S.E., M.M., selaku Kepala Penyelenggaraan Mutu dan Pembelajaran Perguruan Tinggi. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan pertukaran praktik baik antarp perguruan tinggi, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Menurutnya, Universitas Nasional dan Universitas Sahid Jakarta memiliki pengalaman positif yang dapat saling dipelajari dalam upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi. Ia juga menyampaikan bahwa LLDIKTI Wilayah III terus melakukan pembinaan berdasarkan tipologi perguruan tinggi periode 2023–2025.
“Universitas Nasional secara konsisten berada pada tipologi satu dan memperoleh penghargaan pada Rapat Koordinasi Daerah 2025 sebagai perguruan tinggi yang konsisten dalam penjaminan mutu. Hal ini menunjukkan komitmen UNAS dalam menjaga kualitas institusi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa masih terdapat perguruan tinggi yang belum konsisten dalam penerapan sistem penjaminan mutu, sehingga UNAS dinilai layak menjadi rujukan dan berbagi praktik baik kepada perguruan tinggi lain di Wilayah III.
Sementara itu, Kepala Badan Penjaminan Mutu Universitas Sahid Jakarta, Bernand Hasibuan, S.Pd., M.MSI., Ph.D., menyampaikan bahwa kunjungan benchmarking ke UNAS dilatarbelakangi oleh capaian akreditasi unggul yang diraih Universitas Sahid Jakarta pada Agustus 2025. Saat ini, pihaknya berfokus pada penguatan SPMI sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan mutu institusi.
“Setelah meraih predikat unggul, kami perlu memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal. Kunjungan ke Universitas Nasional ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar dan menggali praktik terbaik dalam pengelolaan SPMI,” ungkapnya.
Melalui kegiatan benchmarking ini, diharapkan terjalin sinergi dan kerja sama berkelanjutan antara Universitas Nasional dan Universitas Sahid Jakarta dalam pengembangan sistem penjaminan mutu, sekaligus mendorong peningkatan kualitas perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah III. (TIN)





