Simulasi Internal Akreditasi Prodi Kebidanan UNAS Perkuat Kesiapan Menuju Predikat Unggul

Jakarta (UNAS) – Universitas Nasional (UNAS) melalui Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) menggelar Simulasi Internal Akreditasi Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan pada Senin (27/4/2026) di Ruang Seminar Lantai 3 UNAS. Kegiatan ini dihadiri oleh asesor internal, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Prof. Dr. Erna Ermawati Chotim, M.Si., jajaran struktural FIKES, dosen, serta tim penjaminan mutu.

Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan program studi dalam menghadapi asesmen akreditasi secara optimal, sekaligus mengidentifikasi kekuatan dan aspek yang masih perlu ditingkatkan dalam penyelenggaraan pendidikan.

Dalam sambutannya, Prof. Erna Ermawati Chotim menegaskan bahwa akreditasi tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen administratif, tetapi juga menjadi proses refleksi menyeluruh terhadap kualitas institusi.

“Melalui simulasi ini, kita dapat mengidentifikasi kekuatan yang telah dimiliki sekaligus memetakan berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan, baik dalam tata pamong, sumber daya manusia, kurikulum, pembelajaran, penelitian, maupun luaran tridarma,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam menyukseskan proses akreditasi. Menurutnya, keberhasilan akreditasi tidak hanya menjadi tanggung jawab tim penyusun dokumen, tetapi membutuhkan sinergi antara pimpinan universitas, fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni.

Selain itu, peserta simulasi memperoleh berbagai masukan teknis terkait penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED), penyediaan bukti dukung, serta penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Tim juga diingatkan untuk memastikan setiap indikator dilengkapi dengan bukti yang relevan, termasuk penggunaan tautan digital guna meningkatkan efisiensi dokumen.

Pada aspek kurikulum, ditekankan bahwa capaian pembelajaran lulusan harus selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 7 serta kebutuhan pengguna lulusan. Evaluasi berkelanjutan juga dinilai penting untuk memastikan relevansi antara visi dan misi program studi dengan implementasi pembelajaran.

Kegiatan ini turut membahas penguatan sistem penilaian terintegrasi, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) penilaian, serta pembentukan tim penjaminan mutu yang bertanggung jawab terhadap evaluasi pembelajaran dan kurikulum.

Simulasi internal ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan UNAS menghadapi proses akreditasi mendatang. Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang solid, program studi diharapkan mampu meraih hasil optimal sesuai target predikat unggul. (IMM)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *